Jambione.com, MUARA BULIAN - Tambang minyak ilegal atau illegal drilling dalam wilayah Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, masih terus berlangsung hingga saat ini.
Aktivitas illegal drilling mendapat sorotan keras Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Kabupaten Batanghari. Sorotan LMPI Kabupaten Batanghari dituangkan dalam bentuk aksi demonstrasi.
Ketua LMPI Kabupaten Batanghari, Abdul Bakir, menuturkan aktivitas illegal drilling telah merusak alam. Bakir menuturkan sasaran demo terdiri dari Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batanghari dan Mapolres Batanghari.
" LMPI Kabupaten Batanghari menduga pihak berwenang membiarkan aktivitas illegal drilling di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang," ungkap Bakir, Jumat (20/04/2018).
Aksi demo LMPI Kabupaten Batanghari, kata Bakir, sebagai bentuk menyuarakan aspirasi masyarakat. Surat pemberitahuan aksi telah disampaikan ke Mapolres Batanghari.
" Demo akan dilaksanakan tanggal 25 April 2018 mendatang, tembusan juga telah disampaikan kepada Bupati Batanghari dan Ketua Umum LMP Pusat," terang Bakir.
Dalam aksi demo nanti, sambung Bakir, LMPI Kabupaten Batanghari meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Polres Batanghari untuk menindak pelaku illegal drilling tanpa pandang bulu.
" Selama ini sudah sering razia bahkan di tutup, namun aktivitas illegal drilling tetap berjalan. Kita menduga ada oknum yang bermain," tutupnya. (fai)